Rabu, 18 Maret 2015

DOA BERKAT DALAM IBADAH



DOA BERKAT DALAM IBADAH
Perlukah mengikuti ibadah sampai penyampaian “Doa Berkat” ?



Pengantar

Dalam setiap ibadah raya Kristiani yang diadakan pada hari Minggu ataupun ibadah-ibadah khusus seperti memperingati Jumat Agung, Paskah, dan sebagainya, pada bagian akhir ibadah selalu ditutup dengan “doa berkat”. Tradisi ini telah berlangsung berabad-abad dalam sejarah gereja Kristen.
Menarik bila kemudian memperhatikan respon jemaat yang berbeda-beda dalam sebuah ibadah. Ada jemaat-jemaat yang khusuk mengikuti ibadah sampai doa berkat disampaikan Pendeta, tetapi ada juga jemaat yang tidak menanti sampai doa berkat disampaikan Pendeta, dan memilih keluar dari ruangan kebaktian.    Pada umumnya alasan yang dikatakan biasanya mereka terburu-buru karena ada keperluan lain, ada juga yang malas mengantri keluar dari ruangan ibadah sehingga memutuskan untuk “lebih cepat” keluar dari ruangan ibadah dengan konsekuensi tidak mengikuti ibadah sampai akhir, saat “doa berkat” disampaikan.
Namun ada juga yang tidak menganggap penting “doa berkat”, sehingga mereka hampir selalu tidak pernah mengikuti ibadah sampai selesai. Apakah doa berkat itu? Adakah manfaatnya sehingga jemaat harus menunggu sampai penyampaikan “doa berkat” oleh Pendeta, baru kemudian meninggalkan ruangan ibadah?

YESUS TELADAN KERENDAHAN HATI SEORANG PEMIMPIN



YESUS TELADAN KERENDAHAN HATI SEORANG PEMIMPIN



Yohanes 1:1 mengatakan bahwa pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ayat ke 14 kemudian menulis demikian, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

Sungguh luar biasa. Sang Firman atau Kalam Allah yang Maha Kuasa TELAH menjadi manusia. Inilah peristiwa Inkarnasi. Peristiwa inkarnasi Sang Logos atau Firman Allah ke dalam dunia merupakan fase esensial dalam karya penyelamatan Allah bagi kemanusiaan. Hal itu menjadi titik awal dari karya penebusan Yesus Kristus.

Selasa, 17 Maret 2015

Apakah Natal Perlu diperingati?



Apakah Natal Perlu diperingati?


Apakah natal perlu diperingati? Apa makna natal itu? Setiap memasuki bulan Desember,
setiap orang Kristen di seluruh dunia biasanya terfokus pada satu hari menjelang akhir bulan yaitu 25 Desember. Natal, hari yang ditunggu-tunggu setiap orang. Hari itu dipercaya sebagai peringatan hari kelahiran Yesus Kristus ke dalam dunia.


Sejarah 25 Desember
Apabila kita melihat di peta, maka kita akan menemukan bahwa Israel terletak di sebelah utara garis khatulistiwa, hampir sejajar dengan Jepang, yang berarti bulan Desember adalah musim dingin. Bagaimana dengan catatan Injil yang menjelaskan tentang para gembala pada malam kelahiran Yesus dalam Lukas 2:8 “….gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam”? Hal ini menunjukkan bahwa kelahiran Yesus pasti tidak di bulan Desember.